kembali diingatkan

ada keindahan terpancar tatkala melihat kejadian “memberi”. bahwa pada dasarnya tak dibutuhkan suatu alasan yang cukup jelas ketika kita mau melakukannya. kesampingkan dulu nominal. juga pantaskah mereka yang menerima. keindahan itu nyata adanya saat kita sungguh tak tahu apa-apa. hanya sekedar memberi tanpa embel-embel apapun.

ia pengemudi motor pretelan yg membonceng teman di belakangnya. tergesa mencari-cari uang di saku kemeja tatkala mendapati serang bapak peminta tua di depan motornya. saat akhirnya ia berdiri merogoh saku celana menemukan dimana uangnya berada. tanpa pandangan mencela atau bangga sudah berbuat apa ia haturkan uang tadi ke bapak peminta. sementara teman di belakangnya tetap asyik duduk di boncengan sambil merokok ceria.

indah bukan memberi itu? satu hal yang mengingatkan bahwa sikap tak pamrih itu masih ada di sekitar kita

.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s